...

Wednesday, May 11, 2011

Nilai-Nilai Luhur Dalam Pendidikan Karakter

Pemerintah melalui salah satu departemennya, Departemen Pendidikan, baru-baru ini mencanangkan pendidikan karakter. Dengan adanya pendidikan karakter ini, peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi bangsa yang bisa menjawab tantangan jaman dengan banyak kelebihan baik dari sisi agama, kepribadian, kehidupan sosial dan lingkungan, serta kebangsaan.

Ada 5 jenis karakter yang diharapkan mampu ditanamkan kepada peserta didik selama dan setelah melalui jenjang pendidikan. Karakter-karakter tersebut adalah karakter yang berhubungan dengan Allah SWT, berhubungan dengan diri sendiri, dengan sesama, lingkungan, dan nilai kebangsaan.

Karakter yang berhubungan dengan Allah SWT
Peserta didik diharapkan mampu memiliki sikap religius. Artinya, pikiran, perkataan, dan tindakan harus berdasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan/atau ajaran agamanya.

Karakter yang berhubungan dengan diri sendiri
Peserta didik diharapkan dan digembleng agar menjadi orang yang mempunyai sifat jujur, bertanggung jawab, bergaya hidup sehat, disiplin, kerja keras, percaya diri, berjiwa wirausaha, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, rasa ingin tahu, dan cinta ilmu pengetahuan.

Karakter yang berhubungan dengan sesama
Peserta didik diharapkan mempunyai kesadaran akan hak dan kewajiban diri dan orang lain, mematuhi aturan-aturan sosial yang ada, menghargai karya dan prestasi orang lain, bersikap santun dan demokratis.

Karakter yang berhubungan dengan lingkungan
Peserta diarahkan untuk peduli akan keadaan sosial dan lingkungan. Peserta didik diupayakan mempunyai sifat welas asih dan tidak cuek terhadap kerusakan lingkungan serta memberi bantuan kepada yang membutuhkan.

Karakter yang berhubungan dengan kebangsaan
Peserta didik diharapkan dan digembleng agar mempunyai sikap nasionalis yang tinggi, dan menghargai keberagaman. Mereka harus menunjukkan kesetiaan, kepedulian, penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa. Peserta didik juga memiliki sifat hormat terhadap berbagai macam hal baik yang berbentuk fisik, sifat, adat, budaya, suku, dan agama.

Tuesday, May 10, 2011

Bersyukur dengan segala adaku

Terima kasih Tuhan...terima kasih atas apa yang telah kau berikan padaku sampai detik ini
aku bersyukur dengan segala kekuranganku dan keterbatasanku
apapun yang banyak orang keluhkan tentang hidup ini...tak seperti apa yang aku dapatkan
dari nikmat terbesar yang aku terima dari Yang Kuasa
aku pasrahkan apa yang Tuhan takdirkan padaku adalah yang memang kubutuhkan
tak kuasanya manusia membaca pesan Kuasanya membuat banyak manusia menjadi jumawa
aku bersyukur dengan apa yang aku terima dari-Nya
disaat banyak orang dengan kesempurnaan fisiknya masih mengeluh, aku berusaha dengan keadaanku tetap melawan dunia
aku yakin ini bukan akhir dunia saat ketidak sempurnaan melewati hari-hari ku
aku yakin aku mampu melewati semua ini jika aku masih tetap percaya pada-Nya
jika aku masih tetap percaya bahwa dunia ini bukan tujuan dari adanya dunia
dan akhirnya Tuhan membuka mataku saat semua menyambut dengan kabar baiknya
Dan keadilan telah membawaku kembali pada perenungan ini
perenungan panjang akan makna atas waktu dan sejarah tiap nafas yang masih kita hembuskan
Ini semua meyakinkanku...aku harus tetap berlari,aku harus tetap mencari apa makna dari semua ini

aku tetaplah aku
aku tetaplah hamba-Mu
dengan segala adanya aku,entah sempurna atau dengan keterbatasanku
aku tetap tak dapat hidup tanpamu, aku tetap berharap selalu pada petunjukmu.
jika malam ini menjadi malam terakhir bagiku, tak ada kata lain yang akan kuucap dari bibirku
hanya lantunan dzikir yang membuatku tetap teduh dibawah rimbunnya rindang keimanan
sujudku, dzikirku...dan segala yang telah aku ikhtiarkan dalam hari-hari ini
berharap ridho-Mu lah yang tetap menjadi tujuan akhir lamunan ini.
terima kasih atas apa yang telah Engkau berikan padaku hingga saat ini, segera ingatkan aku jika aku telah berbuat salah, dan berikan ampunan-Mu

Thursday, May 5, 2011

Sehat Ajaran Rasulullah

1. BANGUN SUBUH
Rasul selalu mengajak ummatnya untuk bangun sebelum shubuh, melaksanakan shalat sunah dan shalat Fardhu, shalat shubuh berjamaah. Hal ini memberi hikmah antara lain :
* Berlimpah pahala dari Allah.
* Kesegaran udara shubuh yang bagus untuk kesehatan misalnya untuk terapi penyakit TBC.
* Memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan.
Dengan bangun pagi, pikiran dan perasaan juga biasanya lebih segar dan rileks. Bangun Shubuh juga dapat mencegah stroke dan tekanan darah tinggi yang umumnya rentan terjadi pada waktu itu karena penyempitan pembuluh darah. Di luar itu sebenarnya terkait asupan awal yang di terima tubuh, yakni udara segar. menurut para pakar udara, waktu Shubuh sangat baik karena kaya oksigen dan relatif masih bersih tak terkotori unsur lain. Udara yang baik tentu saja berguna untuk metabolisme tubuh dalam beraktivitas seharian penuh.

2. MIMUM AIR PUTIH DAN MADU
Nabi biasa membuka sarapan dengan air putih dan sesendok madu. Dua unsur ini sangat luar biasa manfaatnya. Madu Masyur sebagai penyembuh dan air putih kaya akan mineral yang menyukupi kebutuhan tubuh akan cairan dan sebagai pencuci hati. Madu juga terkenal sebagai unsur yang dapat membersihkan usus dan mencegah peradangan.

3. MENGKONSUMSI MINYAK ZAITUN
Saat siang dan menjelang sore, Nabi juga biasa mengkonsumsi cuka, minyak zaitun dan roti. Kombinasi makanan ini ternyata dapat menguatkan tulang, mencegah kepikunan serta menghancurkan kolesterol jahat dalam tubuh. pada musim dingin, makananan ini sangat baik menjaga kestabilan suhu tubuh.

4.AKTIF MENJAGA KEBERSIHAN.
Rasul selalu senantiasa rapi & bersih, tiap hari kamis atau Jumát beliau mencuci rambut-rambut halus di pipi, selalu memotong kuku, bersisir dan berminyak wangi. “Mandi pada hari Jumát adalah wajib bagi setiap orang2 dewasa. Demikian pula menggosok gigi dan memakai harum-haruman” (HR Muslim)

5.TIDAK PERNAH BANYAK MAKAN.
Sabda Rasul: “Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan) “(Muttafaq Alaih)

Dalam tubuh manusia ada 3 ruang untuk 3 benda : Sepertiga untuk udara, sepertiga untuk air dan sepertiga lainnya untuk makanan. Bahkan ada satu tarbiyyah (pembelajaran) khusus bagi ummat Islam dengan adanya Puasa Ramadhan untuk menyeimbangkan kesehatan.

6. GEMAR BERJALAN KAKI.
Rasul selalu berjalan kaki ke Masjid, Pasar, medan jihad, mengunjungi rumah sahabat, dan sebagainya. Dengan berjalan kaki, keringat akan mengalir, pori-pori terbuka dan peredaran darah akan berjalan lancar. Ini penting untuk mencegah penyakit jantung.

7. TIDAK PEMARAH.
Nasihat Rasulullah: “Jangan Marah” diulangi sampai 3 kali. Ini menunjukkan hakikat kesehatan dan kekuatan Muslim bukanlah terletak pada jasadiyah belaka, tetapi lebih jauh yaitu dilandasi oleh kebersihan dan kesehatan jiwa. Ada terapi yang tepat untuk menahan marah:

* Mengubah posisi ketika marah, bila berdiri maka duduk, dan bila duduk maka berbaring.
* Membaca Ta ‘awwudz (a’udzubillahimina asy-syaithonirrajiim), karena marah itu dari Syaithan.
* Segeralah berwudhu.
* Shalat 2 Rakaat untuk meraih ketenangan dan menghilangkan kegundahan Hati.

8. OPTIMIS DAN TIDAK PUTUS ASA.
Sikap optimis akan memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi kelapangan jiwa sehingga tetap sabar, istiqamah dan bekerja keras, serta tawakal kepada Allah SWT.

9. TAK PERNAH IRI HATI.
Untuk menjaga stabilitas hati & kesehatan jiwa dan mentalitas maka menjauhi iri hati merupakan tindakan preventif yang sangat tepat. Kecuali untuk iri kepada 2 hal:

* Iri kepada orang yang memiliki harta yang melimpah tapi tidak segan untuk menafkahkan hartanya dijalan kebaikan.
* Iri kepada orang yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas tapi tidak sungkan untuk mengajarkannya kepada orang lain siapa pun tanpa pilih kasih

10. MAKAN SAYUR DI MALAM HARI
Konsumsi sayuran di malam hari juga di lakukan Rasulllah SAW. beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah saw selalu mengonsumsi sana al makki dan sanut. Meurut Prof. Dr. Musthofa, di Mesir keduanya mirip dengan sabbath dan ba'dunis. Nama nama ini tak lain adalah sayuran yang juga banyak kita temui di negara kita. Bentuk olahan sayuran tertentu banyak ragamnya, seperti CapCay, Sayur Lodeh, Sayur Sup de el el.

Rasulullah biasanya tidak langsung tidur setelah makan malam, melainkan beraktivitas terlebih dulu supaya makanan yang di konsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah di cerna, caranya juga bisa dengan shalat 

Sabda Rosul :
Cairkan makanan kalian dengan berzikir kepada Allah swt dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan karena dapat membuat hati kalian menjadi keras (HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a)

Rasulullah saw sering menyempatkan diri untuk berolahraga. Terkadang ia berolahraga sambil bermain dengan anak anak dan cucu cucunya. Pernah pula Rosulullah lomba lari dengan istri tercintanya Aisyah r.a.

Rasulullah saw tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Biasanya ia tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi. Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh. Terbukti apa yang dilakukan Nabi sangat baik karena sesuai sesuai dengan irama biologis tubuh

Misteri Kematian Matahari dalam Al-Quran


Posted by Dedi Suparman at 17:00  (dedi-news.blogspot.com)
DediNews - Kali ini akan membahas Misteri Kematian Matahari dalam Al-Quran Silahkan di Resapi.


وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
Dan Matahari berjalan ke tempat Peristirahatannya. Itu adalah keputusan dari Yang Mahakuasa, Yang Maha Mengetahui. (Surah Ya Sin, 38)

Matahari telah memancarkan panas selama sekitar 5 miliar tahun sebagai akibat dari reaksi kimia konstan berlangsung pada permukaannya. Pada saat yang ditentukan oleh Allah di masa depan, reaksi ini pada akhirnya akan berakhir, dan Matahari akan kehilangan semua energi dan akhirnya Mati. Dalam konteks itu, ayat di atas dapat dijadikan acuan bahwa pada suatu hari energi matahari akan segera berakhir. (Allah maha tahu akan kebenarannya).

Kata Arab “limustaqarrin” dalam ayat ini merujuk pada tempat tertentu atau waktu. Kata “tajrii” diterjemahkan sebagai “berjalan,” juga bermakna seperti “untuk bergerak, untuk bertindak cepat, untuk bergerak, mengalir.”

Tampaknya dari arti kata bahwa Matahari akan terus dalam perjalanannya dalam ruang dan waktunya, tetapi pergerakan ini akan berlanjut sampai waktu tertentu yang telah ditetapkan. Ayat “Ketika matahari dipadatkan dalam kegelapan,” (QS. at-takwir, 1) yang muncul dalam deskripsi Hari Kiamat, memberitahu kita bahwa seperti waktu itu akan datang. Waktu tersebut hanya diketahui oleh Allah.

Kata Arab “taqdiiru,” diterjemahkan sebagai “keputusan” dalam ayat tersebut, termasuk makna seperti “untuk menunjuk, untuk menentukan nasib sesuatu, untuk mengukur.” Dengan ungkapan dalam ayat 38 dari Surah Ya Sin, kita diberitahu bahwa masa hidup Matahari terbatas pada jangka waktu tertentu, yang ditahbiskan oleh Allah.

اللّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لأَجَلٍ مُّسَمًّى يُدَبِّرُ الأَمْرَ يُفَصِّلُ الآيَاتِ لَعَلَّكُم بِلِقَاء رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ

Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. (QS. Ar-Ra’d, 2) 

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ

Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. (Surah Fatir, 13)

Penggunaan kata “musamman” dalam ayat di atas menunjukkan bahwa masa hidup Matahari akan berjalan untuk “jangka waktu tertentu.” Analisis ilmiah tentang akhir Matahari menjelaskan sebagai mengkonsumsi 4 juta ton materi kedua, dan mengatakan bahwa Matahari akan mati ketika bahan bakar yang dimiliki semua telah dikonsumsi oleh matahari.

Panas dan cahaya yang dipancarkan dari matahari adalah energi yang dilepaskan seketika. Inti hidrogen berubah menjadi helium dalam proses fusi nuklir. Energi Matahari, dan karena itu hidupnya, sehingga akan berakhir setelah bahan bakar ini telah digunakan. (Allah maha mengetahui kebenaran.) Laporan berjudul “The Death of the Sun” oleh Departemen Ilmu BBC News mengatakan:

… Matahari secara bertahap akan mati. Sebagai inti bintang ke dalam kehancuran, akhirnya akan menjadi cukup panas untuk memicu atom lain menyusunnya menjadi helium.
Sebuah dokumenter, juga berjudul "The Death of the Sun," disiarkan oleh National Geographic TV,

Memberikan penjelasan sebagai berikut:
Matahari menghasilkan panas dan menopang kehidupan di planet kita. Tapi seperti manusia, Matahari juga memiliki umur yang terbatas. Seiring dengan penuaan bintang tersebut, Matahari akan menjadi lebih panas dan menguapkan semua lautan kita dan membunuh semua kehidupan di planet Bumi ... Matahari terus menjadi lebih panas karena usia dan membakar bahan bakar lebih cepat. Suhu akan meningkat, akhirnya memusnahkan kehidupan hewan, penguapan laut dan membunuh semua kehidupan tanaman ... Matahari akan membengkak dan menjadi bintang raksasa merah, menelan planet-planet terdekat. Daya tarik gravitasinya akan mengurangi dan mungkin memungkinkan Bumi melarikan diri. Pada akhirnya, ia akan menyusut menjadi bintang kecil putih, memancarkan cahaya selama seminggu untuk ratusan miliar tahun.

Para ilmuwan baru-baru ini menguraikan struktur Matahari dan menemukan apa yang terjadi di dalamnya. Sebelum itu, tak ada yang tahu bagaimana memperoleh energi matahari atau bagaimana Matahari menghasilkan panas dan cahaya.

وَسِعَ رَبِّي كُلَّ شَيْءٍ عِلْمًا أَفَلاَ تَتَذَكَّرُونَ
Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) ?” (QS. Al-An’aam, 80). By. Eramuslim

Kematian yang membawaku kembali

Kematian adalah sebauh kepastian..tak satupun orang dapat lari dari kenyataan bahwa dia pasti mati. Dalam kamus bahasa Mati adalah sudah hilang nyawanya pada diri manusia; yang secara fisik dapat menggerakan tubuh kita melakukan segala hal dalam rangka mengisi dunia dan Nyawa adalah pemberi hidup kpd badan wadak (organisme fisik) yg menyebabkan hidup pd manusia.
Jika dia telah datang, datanglah dia..tak perlu lagi restu untuk dapat memberinya waktu menunda
Jika mati pun adalah jawaban akan kehidupan, maka setiap yang hidup pasti mati
Aku tertahan disini menanti ajal yang tak kumengerti dia akan menyambut
Entah dengan senyuman ataupun dengan jeritan penderitaan
Begitu besarnya kuasa-Nya sehingga tak ada kekuatan satupun yang dapat menantang Dia membawa nyawa dari tempatnya
Berlari, bersembunyi, mencoba berdusta pada dunia bahwa tiada yang dapat menghentikannya menaklukan semesta
Tetapi semua kebohongan itu telah berakhir, saat semua daya dan upaya tenggelam dalam ufuk yang memberangus kejumawaan
Ingat kepada kematian…ingat kepada kekuatan besar yang menentukan kematian
Tak ada yang abadi dari dunia ini…jika mati adalah berpisahnya nyawa dari raga dan yang menentukan perpisahan nyawa itu adalah Dia…
Maka saat jiwa tak lagi terbimbing oleh petunjuknya, ketika spirit tak lagi mengarah pada ridho-Nya
Saat itu kematian telah datang pada nuraninya, kematian telah mendekat erat
Kematian itu adalah petunjuk, kematian itu adalah alarm, kematian itu adalah penanda
Karena dengan kematian itu kita dapat kembali kepada-Nya


Sunday, May 1, 2011

Kemandirian Masyarakat Modern

Masyarakat adalah sekelompok manusia yang menetap pada wilayah tertentu dan menjalankan sebuah tatanan, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.
Dalam sebuah komunitas tersebut terdapat berbagai macam perbedaan yang muncul karena keberagaman latar belakang baik karena status sosial, pendidikan ataupun faktor ekonomi.
keanekaragaman inilah yang terkadang juga menjadi sumber konflik antar personal, tetapi jika kita juga dapat melihat dari sudut yang positif perbedaan yang menjadikan dinamika ini dapat pula dijadikan sebuah Strenght untuk proses perbaikan masyarakat tersebut.
Tiap-tiap komunitas bisa jadi memiliki problematika yang berbeda dengan komunitas di tempat yang lain,
sehingga pola pemecahannya juga akan berbeda untuk menyelesaikan masalahnya.
Secara prinsip masing-masing tipologi masyarakat pasti punya modal/potensi yang dapat untuk dikembangkan, baik dari sumber daya alamnya ataupun sumber daya manusia.
Modal itulah yang harus kita identifikasi secara mendalam dalam rangka pembangunan masyarakat.
Pembangunan mental masyarakat mengarah kepada kemandirian juga menjadi agenda besar yang perlu untuk terus digalakan, karena dengan mental mandiri...pembangunan akan lebih cepat pelaksanaannya.
ketergantungan akan aspek luar disadari menjadi faktor penghambat proses percepatan pembangunan.
Pemahaman bahwa faktor utama yang dapat mengeluarkan masyarakat dari masalahnya adalah masyarakat itu sendiri adalah implementasi konsep kemandirian.
Masyarakat perlu dirangsang agar tetap menggali potensi yang ada dalam dirinya, dapat mengetahui kekuatan apa yang bisa terus dikembangkan dalam rangka pemenuhan kebutuhannya.
Masyarakat bisa,masyarakat mampu untuk keluar dari problematikanya dengan cara mereka sendiri.
Model pembangunan ini adalah metode pembangunan masyarakat modern, sehingga proses yang sejalan bersama dengan stakeholder dipercaya menjadi akselerator pemandirian bangsa.
Adanya rangsangan yang menggugah kemandirian ini menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan diri dalam pengentasan masyarakat dari problematikanya
semua pasti tidak akan menampik jika masing-masing yang diciptakan Allah telah diciptakan seimbang dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
tergantung kita bisa menggali potensi positif tersebut atau tidak
jika Potensi tersebut telah mampu kita temukan dari masing-masing peta lokasi, kita tidak akan kesulitan menentukan langkah lanjutan untuk mereka (masyarakat).
tergantung memilih dan memilah potensi mana yang significant untuk kita dapat berdayakan lebih dahulu


Kita bisa..kita mampu untuk dapat keluar dari setiap problematika ini
masalah diciptakan bersama dengan pemecahannya, dan sesuai dengan tingkat kemampuannya
kemandirian mempercepat kedewasaan masyarakat dalam membangun dirinya
Bersama adalah modal sosial dalam meringankan beban ini
Setiap potensi yang dimiliki jika dapat dikelola dengan manajerial yang bagus, membawa dampak positif akan kemaslahatan bersama.
Semoga kepedulian akan sesama tetap tertanam pada diri kita masing-masing untuk dapat membantu saudara kita yang belum mampu keluar dari belenggu jiwanya. Satu kata kunci bahwa Manusia diciptakan untuk senantiasa berbagi kebermanfaatan pada sesamanya adalah sebuah pondasi kuat dalam menapak  perana manusia dalam sosial.

Thursday, April 28, 2011

Sabar adalah jalan Keluar

Sabar adalah jawaban bagi orang yang tidak memiliki jalan keluar
setiap manusia tidak pernah lepas dari sebuah problematika, tidak lepas dari masalah yang menerpa hidupnya
karena memang masalah adalah sunatullah yang pasti diterima manusia di dunia
masing - masing orang pasti mempunyai berbagai masalah yang berbeda-beda untuk dihadapi
baik secara kualitas masalahnya ataupun secara kuantitas masalahnya
Jika kita mengacu pada firman Allah
Q.S Al-Baqarah - 286

286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."


ayat inilah yang membedakan tingkat masalah yang diberikan pada manusia
jika kita percaya bahwa masalah adalah cobaan yang diberikan pada manusia maka layaknya kita yakin bahwa ini pasti kita dapat melewati cobaan/beban itu.
semakin tinggi pohon maka angin yang menerpanya juga akan semakin kuat/kencang
perumpamaan ini mungkin juga bisa kita ambil maknanya, jika semakin besar/tinggi/berat beban yang harus kita hadapi ini menandakan bahwa kualitas kita sudah mampu untuk melewati beban itu.
tergantung seberapa jauh kita dapat mengerti diri untuk dapat mengukur kualitas kemampuan kita sendiri
jika pada akhirnya engkau berhenti pada perjuangannmu karena merasa tak mampu lagi melawannya
Ingatlah kepada-Nya...Sabarlah dalam melewati beban/masalah/cobaan itu.
Sabar ... karena dengan kesabaran kita akan dapat lebih berfikir dengan kepala dingin
dengan kepala dingin ada banyak ruang yang dapat kita lihat yang sebelumnya kita dibuta oleh dunia
QS. Al Baqarah (2) : 153

يا أيها الذين آمنوا استعينوا بالصبر والصلاة إن الله مع الصابرين (153)
Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.

sesuai dengan Firman diatas telah diterangkan bahwa Allah bersama orang sabar
jika kita tak dapat lagi mendapatkan jalan keluar dari cobaan ini, bersabarlah...
kesabaran dapat menuntunmu kembali pada-Nya..kesabaran dapat mengajarkanmu arti dari apa yang telah kamu jalani
pelajaran, hikmah dan pesan-pesan Illahi padamu dapat diterima dengan kesabaran
jika kita selalu sabar, kita dapat cenderung dekat dengan Allah untuk dapat mengerti apa yang Dia gariskan
dengan bersabar berarti kita kembali bersandar pada-Nya, tersadar bahwa raga ini lemah tanpa-Nya
Sabar adalah jawaban bagi orang yang tidak menemukan jalan keluar