...

Thursday, April 14, 2011

Teruslah Berjalan

Ini adalah sebuah petualangan jiwa menjadi dirinya
ini adalah pencarian jiwa pada penentu ketentraman hakiki
sepanjang galah tercapai dengan mudah dalam sepantas perlintasan rasa
kacau menghalau seberkas harapan akan sebuah penantian
jalanku langkah, jalanku lelah
ratapku merangkak melawan keadaan
dalam segala keterpurukan jiwa ini...tetap mencari apa arti semua ini
tetap membawa cinta yang tertanam dalam akan arti masa depan
Cinta yang memberi nafas kembali pada semangat penentuan derap pada logika
aku tetaplah aku pada pencarianku, meniti alur ini dalam setiap sepi


dalam harap kekosongan ini cepatlah mendapat sebuah cahaya
cahaya itu yang memberi oase dalam keringnya jiwa pada sebuah arti
arti akan serangkaian panjang kehidupan bersama...membangun arti pada masa depan
teruslah melangkah...teruslah berjalan
aku sadari langkah berat ini...aku mengerti panjangnya perjalanan ini
banyak rintangan yang kita hadapi adalah layaknya yang harus kita lalui
setiap kebangkitan jiwa pada harapan membawa angan untuk tatap melawan
melawan keputusasaan jika nyata tak sesuai asa
ini adalah diri kita..ini adalah langkah kita...ini adalah perjalanan kita
jangan berhenti disini

Monday, April 11, 2011

Every Day is New Day

Every day is new day
bersama dengan kesempatan membuka kata...setiap detik adalah nikmat
bersama dengan pesan bahwa setiap waktu adalah kesempatan
setiap kesempatan adalah saat kita sadar bahwa hidup ini penuh dengan perbaikan langkah

memang tidak bisa kita pungkiri bahwa setiap saat kita pasti akan bertemu dengan sang waktu
suatu saat nanti hari itu pasti akan kita temukan bersama
rotasi bumi yang berimplikasi pada putaran waktu yang berjalan konstan dan akan berulang terus
setiap pekan kita akan mendapati kembali hari senin
setiap pekan akan kita temui hari minggu
dan begitu terus sampai kesepakatan waktu ini mungkin berubah
kesepakatan ini yang akan kita jadikan teman meniti perjalanan
hingga kita tak dapat melawan lagi jika yang paling berkuasa merubah segala kesepakatan ini
saat ketidak mampuan diri ini membawa kembali jiwa ini pada sebuah kepasrahan
semua belum terlambat...
kesempatan itu masih ada di depan kita...waktu itu berjalan tetap dengan kesepakatan waktunya
biarkan dia berputar dengan cara nya sendiri
kita bulatkan tekad diri bahwa ini adalah hidup kita sendiri...
bukan dia dan bukan siapa-siapa...setiap jiwa adalah jiwa itu sendiri
saat kita masih diberi kesempatan...artinya masih ada jiwa yang merangkul kita untuk kembali
mengisi hidup ini dengan sesuatu yang tak kita lakukan sebelumnya
langkahkan dia dengan seraya menyanjung keberadaan nurani yang meniti diri
bangkit pada kenyataan bahwa esok adalah langkah kuat yang layak diperjuangkan

Wednesday, April 6, 2011

Pemimpin yang memotivasi


"...“Papa.. kita sudah sampai belum?”.  Pertanyaan ini selalu dipertanyakan oleh anak-anak kita saat sedang berada dalam suatu perjalanan panjang menuju tempat wisata di luar kota atau bahkan hanya menuju sebuah tempat perbelanjaan di Jakarta yang memakan waktu lama karena kemacetan yang ada. Pada awalnya, pertanyaan tersebut membuat bangga karena ternyata anak yang kita sayangi memiliki rasa antusias tinggi terhadap tempat baru yang akan dituju. Tetapi setelah pertanyaan tersebut muncul beberapa kali, hal ini akhirnya menjadi tambahan gangguan disamping kemacetan yang sedang kita alami...."

Sebuah cerita singkat ini seakan dapat mengingatkan pada apa yang ada dalam sebuah organisasi
ketika sebuah cita-cita,harapan atau tujuan organisasi itu terasa dalam pada semua elemen yang ada dalam organisasi
pasti keantusiasan organisasi dalam menjalankan roda kerja dapat menumbuhkan semangat
kekuatan motivasi yang besar saat semua mengerti apa yang dia lakukan, apa yang dia cari dan apa sebenarnya yang dia harapkan
Bagaimana kita sebagai seorang pemimpin pada keadaan diatas...
ada beberapa pertanyaan sederhana yang mungkin perlu dijawab
1. Sudahkah anda mengerti apa yang memotivasi anggota anda melakukan aktifitas kerja?
2. Seberapa jauh anda dapat mengenal anggota anda?
3. Bagaimana anda dapat terus membangun harapan anggota tersebut agar tetap menjadi mimpi yang sangat mungkin di capai?
sedikit pertanyaan yang mungkin belum kita lakukan sebagai seorang pemimpin
Ingat "pemimpin...sejatinya adalah pelayan"
Kepemimpinan esensinya adalah kemampuan mempengaruhi
Ketika sebuah harapan masih tertanam kuat dalam diri organisasi maka secara tidak langsung motivasi juga dapat terbangun bersama kepedulian pada kondisi organisasi
Jika seorang anak tadi sangat ingin pergi ke tempat rekreasi dan anda dapat memfasilitasi untuk pergi kesana, dengan sendirinya semua persiapan untuk pergi ke tempat rekreasi akan dia lakukan sendiri
dia telah membangun harapan yang sangat mungkin untuk dia dapatkan
tetapi jika anda telah menjajikannya dan tak kunjung mengajaknya berangkat
bisa jadi dia akan menjadi pemberontak...atau mengurangi kualitas kerjanya
karena kekecewaan atas apa yang dia dapatkan
bisa jadi anda akan menghadapi anggota yang punya semangat kuat untuk meraih mimpinya
jika tak ada akomodasi dia akan terus berusaha untuk meraihnya
semakin lama tidak ada tindakan dari pemimpin maka semua yang dia katakan akan harapannya hanya akan menjadi penganggu pikiran anda...segeralah bertindak
atau bahkan ketika anda sama sekali tidak pernah memperhatikan apa yang dia butuhkan
ini mungkin lebih buruk keadaannya, dan bisa jadi dia pergi membawa kecewanya
Anggota organisasi adalah aset nyata yang besar potensinya
dengan kemampuannya anggota organisasi menjadi dapat sangat konstruktif ketika dikelola dengan baik
Sumber daya manusia adalah suatu hal yang sangat dinamis, dan memaksimalkan dengan baik maka dari dinamikanya kita dapat mendapat perbaikan yang maksimal

Monday, April 4, 2011

Semakin (Jauh dari Sadar)

Aku terbagun dari malamku saat aku mulai tak terjaga
kala semua menjadi sederhana ketika kita tak banyak beranjak dari mana tempat kita terjaga
dalam ketidaktahuan kita terhadap dunia akan semakin membuat kita buta pada dunia
buta pada apa yang harusnya kita lakukan pada dunia
Buta terhadap setiap permasalahan yang ada disekeliling kita
Jangan berenti mengerti terhadap mereka
mereka yang tak dapat berbuat banyak ... hanya bisa melakukan itu
jika kita tak dapat banyak memberi peran pada mereka
jangan Hina mereka...mereka juga manusia
keterbatasan yang mereka miliki tak lantas membuat mereka pantas mendapatkan sesuatu yang tak layak bagi kemanusiaan
semakin jauh langkah yang kita lantunkan di alam ini
menjadi banyak pesan yang dapat kita terima
indahnya dunia yang juga diimbangi dengan derita menjadi pesan bahwa keseimbangan dunia ini harusnya tak membuat kita berfikir euforia suka cita saja
aku mengerti....Tuhan memberiku kesempatan ini agar aku juga memahami
arti dari apa yang telah Tuhan gariskan pada langkah ini

Pict source : didimz.blogspot.com (via - Google.co.id)

Tuesday, March 29, 2011

Menembus Cakrawala -Nya

Biarkan cakrawala ini membahana...biarkan alam ni berbicara dengan caranya
angin yang bercerita tentang perjalanan panjangnya menyusuri dunia
mencari kebenaran apa yang sebenarnya menjadikannya benar
luasnya alam ini tak sepertinya luas yang ada...tinggi pun pandangan kita terbatas pada apa yang menjadi memori kita
ada yang lebih jauh dari yang dapat kira lihat...ada yang lebih dalam dari apa yang kita rasakan
Sudahlah...
Tak perlu lagi gelisah ini...tak pantas lagi keangkuhan ini merajai dunia
tundukan diri pada satu kesadaran jiwa
bahwa apa yang kita miliki tidak sebenarnya milik kita
apa yang kita banggakan tidak sebenarnya layak untuk selamanya membuat kita bangga
membuat kita semakin merasa tinggi dengan segala keterbatasan


Lelah dalam relung penemuan jati diri
lengkap nya dunia ketika kita tak hanya memikirkan dunia
indahnya dunia akan kita temukan saat kita bisa mengerti,merasakan dan memahami apa artinya dunia ini
cakrawala ini tak terbatas pada apa yang kita ketahui
dan inilah yang menandakan bahwa kita kecil, kita hanya butiran halus dalam lamunan pasir jiwa
senantiasa mencari dan menemukan siapa " Dia " sebenarnya...

Monday, March 21, 2011

Mengintip Rembulan


Sang surya telah bergeser meninggalkan dunia hari ini bersama hilangnya gemerlap kehidupan dengan hiruk pikuk orang dalam mencari dunianya
mereka terhenyak disaat semua telah meninggalkan semuanya
terkejut dengan fenomena dunia...sang alampun tak menampakkan wajah cerianya
tampak jauh dibalik rimbunnya dedaunan rimba ranya ini
dibalik semerbak mewangi melati yang seolah mulai gelisah
diujung dunia tampak keindahan yang tiada tara eloknya
Sang Rembulan telah datang dengan penuh candanya...
mengganti gelisah matahari yang lelah memberi harapan terbaik untuk semuanya
sebuah maha karya yang tak akan terdapati dilain sisi-Nya...puncak keindahan dalam euforia semenanjung cintanya
terima kasih telah datang malam ini..terima kasih telah memberi semangat kembali pada jiwa ini
Kekosongan ini seakan terobati ... kehampaan yang membawaku pada kesadaran
bahwa dunia ini memang tidak dapat dilihat dengan mata saja
bahwa dunia ini tidak sekedar bersandar pada dunia nya saja
ketidak terbatasan alam bawah sadar mengantarkan kita semua pada perjalanan
Sebuah Titian Kehidupan ini semoga membawa kita pada Pencipta kesempurnaan

Thursday, March 17, 2011

Air Mata Untuk Ayah

By: agussyafii


Di Rumah Amalia ada satu sesi yang disebut dengan Muhasabah. Salah satu bentuk dari muhasabah dengan cara menulis itulah sebabnya saya mengajarkan menulis untuk anak2 Amalia sekalipun hanya satu atau dua baris tidaklah masalah yang paling penting anak-anak terbiasa melatih menuangkan pikiran dalam sebuah tulisan. Tulisan juga bisa sebagai terapi. Tulisan adalah bentuk curhat dari apa yang dirasakan di dalam hatinya.

Pagi ini tanpa sengaja saya menemukan sebuah kertas yang berisi tulisan, berkali-kali saya membacanya, tak terasa air mata saya berlinang disaat membaca tulisan ini, sebagai seorang ayah tulisan ini menusuk hati, mampu menggores luka yang teramat dalam karena saya memahami kerinduan seorang anak kepada ayah yang dicintainya. Tulisan itu judulnya 'Air Mata Untuk Ayah'

'Ayah, lihatlah air mataku. Air mata anakmu yang selalu mencintaimu. Ayah selalu bilang sayang padaku tetapi ayah tidak menjaga kesehatan, membuat ayah menjadi sakit, kenapa yah? Aku juga mencintaimu, Aku tidak ingin ayah pergi. Jika aku menangis, siapa yang akan mengusap air mataku? Jika aku kangen, siapa yang memelukku? Ayah tidak pernah menjawab setiap kali aku bertanya, ayah hanya tersenyum. Hatiku perih, ayah. Semua kenangan itu, senyuman itu selalu membuat berlinang air mataku, tidak ada seorangpun yang dapat menghentikannya , karena aku rindu padamu, Ayah... Air mata ini untuk ayah..

Wassalam,
M. Agus Syafii
---http://agussyafii.blogspot.com/